Adiary of letters to god) is a 2011 indonesian biographical drama film directed by harris nizam. Surat kecil untuk tuhan genre: Surat kecil untuk tuhan (öbek çeviri: With dwi andhika, egi john foreisythe, dinda hauw, alex komang. Download surat kecil untuk tuhan (2017) full movie. Karenabanyaknya pembaca, maka tulisannya di blog dipindahkan dalam bentuk novel, lahirlah "Surat Kecil Untuk Tuhan" yang pertama kali terbit di tahun 2008. Melalui rumah produksi Skylar Pictures, novel tersebut akhirnya diangkat ke layar lebar, dengan judul yang sama, bangku sutradara pun dipercayakan kepada Harris Nizam, film ini SuratKecil untuk Tuhan merupakan film drama Indonesia dengan alur cerita yang berbeda dengan sebelumnya, kali ini akan mengisahkan 2 bersaudara yang berjuang hidup dijalanan, dengan menggandeng aktor Joe Taslim yang kali ini mencoba dengan genre drama, tak hanya itu saja Bunga Citra Lestari, Lukman Sardi, dan Aura Kasih juga akan bermain difilm ini. Salahsatu yang menjadi kelebihan film ini adalah isi ceritanya dan alurnya yang tak membosankan. Tak seperti film - film biasanya yang jalan ceritanya mudah ditebak. Surat Kecil Untuk Tuhan berhasil membuat penonton begitu antusias mengetahui akhir ceritanya. Film Surat Kecil Untuk Tuhan juga bertabur banyak nama aktor, seperti bintang fast and furious 7 Joe Taslim dan aktris cantik Bunga Citra Lestari. Walaupun diisi oleh aktor - aktor senior, namun tidak menutup pamor dari dua aktor cilik Koleksiadmin mengenai Streaming Film Surat Kecil Untuk Tuhan 2017. Surat Kecil Untuk Tuhan Sukses Bikin Penonton 13102019Surat Kecil untuk Tuhan film dapat mengacu pada beberapa hal berikut. ringkasan secara garis besar isi novel tersebut kemudian dilanjutkan dengan menilai novel tersebut dengan menampilkan kekurangan dan kelebihannya serta mengulas manfaat novel. Fakta menarik tentang penembakan dan film. Untuk film tahun 2017 lihat Surat Kecil Kekurangannovel surat kecil untuk tuhan. 29 Oktober 2015.Lebih menyentuhnya lagi novel ini di ambil dari kisah nyata dan bukan rekayasa. A Diary of Letters to God is a 2011 Indonesian biographical drama film directed by Harris Nizam. Dansuatu hari, Angel mengalami kecelakaan jalanan. Ketika dia bangun, dia sendirian di rumah sakit. Itu menandai perpisahannya dengan Anton, dan sejak itu, dia tidak pernah menemukan keberadaannya. 15 tahun telah berlalu, di Sydney, Australia. Berkat kebaikan keluarga angkatnya, Angel tumbuh menjadi wanita yang cantik dan cerdas. kembaliantara dosen dan mahasiswa untuk mencari kebenaran sejarah. Oleh sebab itu peneliti tertarik untuk meneliti kelebihan dan kekurangan media film sebagai media pembelajaran sejarah di jurusan sejarah. penelitian dirumuskan sebagai berikut ; Apakah kelebiahan dan kelemahan media film sebagai media pembelajaran sejarah di Jurusan FIS UNJ. Lihatfoto. Kritik Film dan Novel Dilan 1990. | Kompas. Menurut kami film tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dalam film tersebut berada pada dialog Dilan yang memberikan perkataanseorang guru atau berani menegakan kebenaran. Latar dan nusansa tahun 1990-annya sangat lekat terasa. Selain itu kesan kasmaran anak remaja sangat NdkVwT. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Surat Kecil Untuk Tuhan adalah sebuah novel yang cukup laris di pasaran. Selain novel itu terinspirasi dari kisah nyata, juga cara pengemasnyapun cukup menarik. Disini saya akan sedikit memberikan pendapat atau kritikan pada film Surat Kecil Untuk Tuhan yang telah saya lihat sebelumnya. Pasti semua orang didunia ini punya pandangan yang berbeda terhadap apapun yang pernah di lihatnya. Apalagi sebuah perbandingan antara membaca novel atau menonton film yang diangkat dari sebuah novel ataupun naskah drama. Jika pena adalah segenap kemampuan seorang pengarang dalam menuangkan sebuah ide pemikiranya, maka dalam sebuah film yang menjadi alat daya ungkap adalah pemeran dan ketajaman dari kamera untuk mengambil gambar yang terbaik yang perlu dilakukan oleh seorang film maupun membaca novel Surat Kecil Untuk Tuhan, menurut saya itu sama saja. Hal yang membedakan dari kedua itu adalah bagaimana daya tangkap seseorang terhadap sesuatu. jika kemampuan seseorang pada audio-visual, maka lebih baik menonton filmnya. Namun, jika kemampuan seseorang dalam berimajinasi, maka sebaiknya membaca novelnya. Saya merasa punya kecenderungan dalam audio-visual, maka saya memilih menonton filmnya dibanding membaca novelnya Jadi saya akan banyak mengambil pemaknaan dari apa yang telah saya lihat dan dengar dalam film Kecil Untuk Tuhan merupakan film yang menarik untuk ditonton. karena dalam film tersebut dari awal sampai akhir penonton disuguhkan pada keinginan Keke, pemeran utamanya, untuk terus bertahan dan penuh kesabaran dalam menghadapi kanker ganas yang dideritanya. Walaupun dalam beberapa waktu Dia merasa tidak menerima dengan penyakit yang dideritanya. Kesabaran menjadi hal penting karena dengan sabar seseorang selalu bisa bernegosiasi dengan waktu. Seseorang akan menjadi penyabar jika dia mengetahui kepribadianya dengan baik. Introspeksi diri harus terus dilakukan karena itu tidak pernah selesai. Keke dalam pembuka film itu begitu kagum dan tertarik pada beberapa tokoh yang mempengaruhi dunia ini. Misalnya Platon, Aristoteles, Enstein dan yang lainnya. Dari apa yang dia katakan sudah tentu setidaknya dia tahu sedikit atau pernah membaca apa yang para pemikir besar itu utarakan. Dan satu hal yang selalu pemikir-pemikir besar sering lakukan adalah upaya mengetahui kediriannya. Mengintrospeksi diri berarti dia menghadirkan dirinya dengan ruang dan waktu tertentu dan pada saat yang sama. Yang patut diikuti lainnya adalah menulis. Banyak hal yang terjadi dalam keseharian, namun karena keseharian itu selalu berubah dan terus terganti dengan berjalannya waktu, maka seseorang punya kebiasaan untuk lupa. Wajar seorang manusia ,dimana tempatnya lupa. Karena hidup terus berjalan dan tidak berhenti. Tapi kecenderungan kita hanya mengikuti hidup. Sebagian besar seseorang menjadi lupa akan apa yang telah dilaluinya. Menulis menjadi penting karena dengan itu bisa mengingatkan kita dengan apa yang telah terjadi sebelumnya. Mengapa kita bisa mengenal orang-orang dari masalalu? Semua itu hanya bisa terjadi karena ada tulisan. Karena tulisan bisa berbagi perasaan maupun harapan, yang menjadi alat yang paling efektif dalam menyampaikan suatu gagasan atau pemikiran tertentu. Kita bisa mengenal para tokoh-tokoh besar yang dahulu karena ada yang menulis. Sehingga menulis menjadi sesuatu yang begitu berharga, karena itu adalah alat komunikasi yang efektif. Surat Kecil Untuk Tuhan adalah sebuah harapan yang ingin disampaikan Keke kepada Tuhan. Kita semua mungkin tahu Tuhan maha segalanya. Namun, lagi-lagi menulis menjadi alat seseorang untuk mengimplementasikan yang pernah di laluinya. Tulisan menjadi begitu berharga dengan sentuhan ketulusan dan tanpa ada kebohongan di dalamnya. Dari film itu kita bisa melihat, bahwa menulis merupakan sesuatu yang wajib bagi Keke. Misalnya, menulis apa yang telah terjadi. Surat Kecil Untuk Tuhan merupakan suatu tulisan yang baik dengan mengirimkan pesan kepada pencipta ada alasan untuk tidak menulis, dalam keadaan apapun. Itu yang selalu saya ingat dari menonton film itu. Seperti Keke sebelum meninggal dia masih meminta pena untuk menuliskan apa yang terbaik menurutnya, untuk keluarganya. Dengan menulis kita bisa mengakhiri masalalu untuk hari ini. Jadi kita tidak pernah hidup pada masa lalu. Keberadaan masa lalu hanyalah untuk menegaskan bahwa kita ada hari ini. Film Surat Kecil Untuk Tuhan adalah upaya untuk mendorong seluruh anak bangsa ini untuk rajin menulis. Film ini mengajak seseorang untuk melihat, ternyata masih ada orang yang mengabdikan diri pada kebaikan, kejujuran, pada sebuah usaha terus belajar walaupun pada akhirnya ketika pena mengeluarkan tinta sampai akhir apa yang telah saya jelaskan ini hanyalah sedikit mengulas dari tokoh atau pemaknaan dari film ini. Mohon maaf jika masih banyak kekeliruan dalam menulis maupun menyampaikannya, karena setiap orang mempunyai pandangan tersendiri dalam menganalisa sebuah kejadian yang pernah mereka lihat maupun alami. Mungkin cukup ini yang bisa saya sampaikan dalam mengkritik film yang telah saya tonton. Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya "Harusnya sosok kecil itu tak perlu hadir begitu jelas, terlalu membuka twist nya untuk saya" Akhirnya saya kembali mengunjungi bioskop! Film arahan Fajar Bustomi ini berhasil membuat mata saya terbuka akan permasalahan anak jalanan, khususnya di ibu kota, betapa keras nya perjuangan mereka hingga tak ada pilihan yang bisa mereka ambil membuat 'jalanan' yang menjadi latar peristiwa sebagian besar film ini begitu artistik, sinematografi dalam film ini begitu memukau, tata kamera dan lampu yang begitu artistik meskipun permainan warna atau pun penggunaan filter di part awal film menurut saya terlalu berlebihan, mungkin seperti itulah yang biasa dilakukan Falcon Pictures selaku rumah produksi film yang dipastikan tayang 25 Juni 2017 ini. Saat berniat menyaksikan sebuah film, hal pertama yang saya lihat adalah poster nya, jujur, ketika melihat poster film Surat Kecil Untuk Tuhan ini saya seperti telah membaca cerita lengkap di novelnya, kesedihan yang digambarkan para pemain utama dalam film melalui poster terlalu terbuka, saya bahkan tak bisa melihat kesenangan selain warna biru dalam poster, namun ternyata saya salah, bisa dibilang saya terjebak dalam poster ini, film yang diangkat dari novel berjudul sama ini justru mengajak kita ikut masuk dalam ceritanya secara terstruktur dan rapih sekali, semua dibuat jelas dengan hubungan sebab-akibat yang cukup jelas. Awal film, perhatian kita akan langsung tertuju pada miris nya kehidupan Angle Izzati Khansa dan Anton Bima Azriel yang benar-benar berhasil membuat pondasi alur cerita film ini begitu kuat, saya berpikir mereka hanyalah selingan saja dan sedikit tampil, tapi nyata nya tidak, hingga part akhir sosok mereka berdua tetap hadir sebagai penguat cerita dengan akting yang sangat menjanjikan. Sayangnya, saya punya sedikit catatan yang membuat film ini terkesan 'berat' mengingat ini film kategori keluarga dan akan disaksikan juga oleh anak-anak, yaitu bagaimana semua aspek kesedihan yang dipadukan terlalu berlebihan, too much menurut saya saat hujan, ditambah isak tangis, kemudian musik, bahkan tak hanya sekali musik itu hadir dan selalu hadir di bagian yang sedih-sedih, mungkin tujuannya untuk semakin membuat sisi sedih dalam film ini semakin dalam, namun menurut saya sesuatu yang terllau berlebih justru membuat kurang bisa dinikmati. Paruh kedua, film diambil alih oleh sosok Angle Dewasa Bunga Citra Lestari yang berhasil menggiring penonton memasuki konflik yang semakin menegangkan, semakin pintar film ini memainkan emosi saya, dan musik nya pun berkurang, namun penggantian scene yang disispkan cityscape dan timelapse justru yang sedikit mengganggu, saya rasa jika dihilangkan tak akan merubah jalannya cerita yang rapih ini. Saya belum membaca novelnya, jadi saya tak tahu jalan cerita pastinya bagaimana meskipun saya bilang di awal kalau semua seakan tertebak dengan mudahnya, namun dialog yang dibuat oleh Upi Avianto ini patut diacungi jempol saat membuat semuanya seakan memiliki nyawa tersendiri, saya suka percakapan yang menyenangkan antara Angle dan Martin Joe Taslim, juga bagaimana Asep Teuku Rifnu Wikana memutar kata dan membuat film ini semakin lama, dan saat Ningsih Aura Kasih membuat dialog part akhir begitu menengangkan, semua pemain bekerja begitu baik untuk film berdurasi 107 menit ini menjadi tak bosan untuk diikuti. Tadi saya bilang kurang suka musik nya yang terlalu berlebihan, namun berbeda dengan soundtrack dalam film ini yang dibuat begitu grande dengan menggunakan paduan suara ana-anak, penempatannya pun tepat, hampir disemua adegan yang memang butuh penguat suasana dan berkesan, remake lagu anak-anak dalam film ini begitu Film Surat Kecil Untuk Tuhan adalah salah satu dari 4 film yang akan 'berebut' penotnon para tanggal 25 Juni 2017 menyambut lebaran nanti, namun film ini memiliki satu kelebihan, kritik sosial yang diangkat begitu rapih terbungkus dan jelas dipaparkan, bagaimaan kerasnya kehidupan anak jalanan yang tak punya pilihan, dan juga pandangan mereka yang hanya duduk di dalam mobil menyaksikan pejuang jalan itu bekerja, miris memang, namun seperti itulah yang terjadi. Penasaran? ingat! 25 Juni 2017 Judul Film Surat Kecil Untuk Tuhan Fajar Bustomi Penulis Upi Avianto Produksi Falcon Pictures Bunga Citra Lestari Joe Taslim Bima Azriel Izzati Khansa Teuki Rifnu Wikana Lukman Sardi Aura Kasih Ben Joshua